Gambar Konten
Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Rapat Akbar Tumbak 2026, Perayaan HUT ke-108 Hadirkan Festival Budaya dan Bakar Ikan Terpanjang


Suara Indonesia kkk8.Online

TUMBAK, SULUT | Rapat rembuk perayaan Hari Raya Ketupat yang dirangkaikan dengan HUT ke-108 Negeri Tumbak, Halal bi Halal, serta Festival Budaya berlangsung penuh energi kolaboratif dan antusiasme tinggi, menandai kes8mmikiapan masyarakat menyambut salah satu agenda terbesar tahun 2026.

Digelar pada pukul 19.30 WITA di Aula Balai Pertemuan Umum Desa Tumbak, forum strategis ini mempertemukan seluruh elemen penting—mulai dari pemerintah desa Tumbak Induk dan Tumbak Madani, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, hingga Jamaah Al Hikam Bitung. Tingginya kehadiran peserta mencerminkan kuatnya sense of ownership masyarakat terhadap perayaan ini.

Dipandu Ridwan Ahmad, rapat dibuka dengan lagu Indonesia Raya yang membangun atmosfer nasionalisme dan kebersamaan. Ketua Panitia, Rahmat Bilfagih, kemudian memaparkan roadmap kegiatan secara terstruktur, menegaskan arah perayaan yang tidak hanya meriah tetapi juga berdampak sosial dan budaya.
Perayaan HUT ke-108 Tumbak akan berlangsung selama empat hari, 16–19 April 2026, dengan konsep festival terintegrasi. Program unggulan “Bakar Ikan Sepanjang Kampung” diposisikan sebagai ikon utama, diperkuat dengan panggung seni budaya, gerakan menghias desa hingga ke lorong-lorong (jaga), lomba edukatif dan ketangkasan, hingga kompetisi olahraga seperti sepak bola, balap perahu, dan permainan domino.

Momentum rapat mencapai puncaknya saat penggagas kegiatan, Alkindi Bilfaqih, menyampaikan orasi inspiratif yang menekankan pentingnya membangun kembali identitas dan kebanggaan terhadap Negeri Tumbak. Ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan perayaan ini sebagai turning point untuk memastikan Tumbak tetap eksis dan tidak terpinggirkan dalam arus perkembangan zaman.

Komitmen konkret turut disampaikan dengan dukungan sekitar 5 ton beras bagi masyarakat serta bantuan dana kegiatan sebesar Rp100 juta. Langkah ini dipandang sebagai katalisator untuk mempercepat kolaborasi lintas elemen dalam menyukseskan agenda besar tersebut.
Di akhir rapat, perwakilan pemerintah desa—Iskandar Umaternate dari Tumbak Induk dan Jufri Miskat dari Tumbak Madani—menegaskan dukungan penuh terhadap seluruh rangkaian kegiatan. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi fondasi utama dalam menghadirkan perayaan yang inklusif, meriah, dan berkelanjutan.

Dengan desain acara yang kuat, dukungan sumber daya, serta semangat kolektif yang solid, HUT ke-108 Negeri Tumbak diproyeksikan menjadi event budaya berskala besar yang tidak hanya mempererat persaudaraan, tetapi juga mengangkat identitas lokal ke level yang lebih tinggi.  RED
Baca Juga
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak