MANADO | Suara Indonesia Raya – Peringatan dini tsunami dikeluarkan oleh BMKG setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 terjadi di wilayah tenggara Kota Bitung, Rabu (02/04/2026) pagi.
Guncangan gempa dirasakan di berbagai wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Berdasarkan pemantauan, gelombang tsunami dengan ketinggian kecil terdeteksi di beberapa titik, termasuk di Bitung dan wilayah Halmahera Barat.
Sejumlah daerah yang masuk dalam kategori terdampak dengan status “Siaga” antara lain
Kota Bitung
Kota Ternate
Kota Tidore Kepulauan
Minahasa Utara
Minahasa Selatan
Halmahera Barat
Sementara wilayah dengan status “Waspada” meliputi.
Kepulauan Sangihe
Bolaang Mongondow Selatan
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di kawasan pesisir, untuk tetap tenang namun waspada. Warga diminta untuk.
Menjauhi area pantai dan daerah rendah
Segera menuju tempat yang lebih tinggi jika diperlukan.
Mengikuti arahan petugas di lapangan
Memantau informasi resmi dari BMKG.
Selain itu, masyarakat diingatkan untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan kepanikan.
Hingga saat ini, kondisi di Sulawesi Utara dan Maluku Utara masih dalam pemantauan intensif oleh BMKG dan instansi terkait. Informasi terbaru akan terus disampaikan sesuai perkembangan di lapangan.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam di wilayah rawan gempa dan tsunami. RED
Tags:
SULAWESI UTARA