MANADO | Susra Indonesia Raya - Komitmen terhadap aspek kemanusiaan dalam penegakan hukum kembali ditegaskan oleh jajaran Polda Sulawesi Utara melalui pelaksanaan pemeriksaan kesehatan rutin bagi para tahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Mapolda, Senin (30/3/2026).
Dalam pemantauan langsung tersebut, Awi Setiyono menegaskan bahwa setiap proses penahanan harus tetap menjunjung tinggi hak dasar, termasuk akses terhadap layanan kesehatan yang layak dan berstandar.
Pemeriksaan yang dilaksanakan oleh Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bid Dokkes) ini mencakup pengecekan menyeluruh, mulai dari tekanan darah, identifikasi keluhan kesehatan, hingga pemberian vitamin guna menjaga daya tahan tubuh para tahanan selama berada dalam lingkungan terbatas.
Menurut Alfianto Dj, kegiatan ini merupakan langkah preventif yang dilakukan secara berkala untuk mengantisipasi potensi penyebaran penyakit, khususnya di ruang tahanan yang memiliki risiko tinggi terhadap gangguan kesehatan.
“Ini bukan sekadar rutinitas, tapi bagian dari strategi deteksi dini agar kondisi kesehatan para tahanan tetap terjaga optimal,” ujarnya.
Pendekatan yang diterapkan tidak hanya berfokus pada tindakan medis, tetapi juga edukasi. Para tahanan terus diimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan hunian sebagai langkah penting dalam mencegah timbulnya penyakit menular.
Dalam perspektif manajemen modern ala CEO global, langkah ini mencerminkan tata kelola institusi yang mengedepankan keseimbangan antara penegakan hukum dan nilai kemanusiaan—di mana keberlanjutan sistem tidak hanya diukur dari keamanan, tetapi juga dari kualitas perlakuan terhadap individu di dalamnya.
Dengan pengawasan langsung pimpinan dan sistem pemeriksaan terstruktur, Polda Sulawesi Utara menunjukkan bahwa standar operasional bukan hanya dijalankan, tetapi juga diawasi secara aktif demi memastikan implementasi yang konsisten dan berintegritas. Sof
Tags:
POLDA SULUT